Posted by: panitiahutri013 | June 28, 2008

Fenomena 69

Angka 6 (enam) dan angka 9 (sembilan) adalah dua buah angka yang biasa saja yang terdapat dalam urutan angka yang berstandar internasional. Namun manakala penulisan angka 6 dan angka 9 itu disatukan (jadi 69), sering kali orang-orang mengkonotasikannya dengan hal-hal yang “negatif”. Namun konotasi itu hanya timbul dari sekelompok orang (yang tahu.. katanya seh berstandar internasional juga… he.he.he). Tapi ada hal lain mengenai angka 6 dan angka 9 tersebut, terutama di lingkungan RW 013…..

Peringatan HUT RI setiap tahunnya selalu diadakan di lingkungan RW 013 sejak tahun 70-an, baik tingkatan RW maupun di wilayah RT masing-masing. Di wilayah RW 013, peringatan HUT RI selalu berlangsung dengan meriah, dari mulai Pesta Olah raga Rakyat (POR), malam tasyakuran sampai acara puncak, meski terkadang ada juga kendala (tapi ga’ begitu berarti). Pada kegiatan POR, tiap-tiap RT mengirimkan kontingennya untuk berlomba memperebutkan posisi teratas, mereka tentunya ingin menjadi yang terbaik dan meraih juara umum (katanya seh tahun ini juara umum ditiadakan). Setiap pertandingan berlangsung dengan seru dan meriah dan selalu berlangsung dalam keadaan damai penuh dengan rasa persaudaraan (yang ribut-ribut ga’ usah dianggap…🙂

Seperti yang sudah kita ketahui, RW 013 terdiri dari 9 RT yang meliputi RT 001 s/d RT 009… Nah disinilah letak fenomena angka 6 dan 9 itu di wilayah RW 013. Dari setiap peringatan HUT RI di RW 013, setiap tahunnya selalu diikuti oleh semua RT kecuali RT 006 dan RT 009. Seingat penulis, di tahun 80-an (waktu RT 009 masih gabung sama RT 006), RT 006 pernah ikut POR di cabang Bulutangkis dan menjadi juara (hehehe… soalnya yang diikuti atlet Pelatnas), dan di tahun 90-an juga pernah ikut lomba panjat pinang (ga tau tuch atletnya dari mana… mang ada Pelatnas Panjat Pinang?…).

Nah… selain dari event itu, RT 006 dan RT 009 tidak pernah ikut dalam kegiatan POR dan hanya ikut serta dalam kegiatan lainnya (malam tasyakuran, acara puncak dan bazaar), padahal kan mereka juga masih saudara-saudara kita yang berada di bawah naungan RW 013. Tapi kita juga menyadari kok, mungkin kultur lingkungan di sana yang tidak memungkinkan warganya untuk mengikuti hal-hal tersebut. (jangankan tuk tingkat RW, tuk ngumpul di RT-nya aja susuah…. hehehe… sorry Bro…).

Tapi meski begitu, RT 006 dan RT 009 tidak pernah mengabaikan kewajibannya untuk jadi Ketua Panitia HUT RI di RW 013 (Ketuanya Panitianya tiap tahun bergiliran dari tiap RT). Setiap mendapat giliran Ketua Panitia, mereka selalu eksis dan bertanggung jawab menjalankan tugas-tugas panitia (tapi teteeeuuup kontingennya ga ikutan). Seperti tahun 2008 ini, Ketua Panitianya dipegang oleh Bapak Hariyanto yang notabene adalah Ketua RT 006/013. Yang hebatnya, Pak Hariyanto langsung menyatakan bahwa RT 006 akan ikut serta dalam POR tahun ini dan akan bergabung dengan RT 009 dalam satu kontingen (kita maklumin kok Pak). Hebat ga’ tuh Pak RT 006…?

Dari pernyataan itulah kayanya peringatan tahun ini akan lebih meriah (meski masih pake kayanya). Yang pasti dari jumlah peserta jelas bertambah banyak. Salut dech tuk RT 006 dan RT 009. semoga bisa berprestasi di tahun 2008 ini.

Nah… itulah sekilas fenomena 69 di lingkungan RW 013, ini sekedar intermezo aja untuk kita (sekedar menuhin Blog, soal belum ada yang ngirim tulisan). Sukses untuk Panitia dan seluruh jajaran pengurus RW 013 Gandaria Utara.

Dirgahayu RI ke-63…..

Merdeka…Merdeka…Merdeka…


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: